Isnin, 1 September 2014



Top of Form

Nama: Stefanus Bambang P.
Kelas: X TIK
No     : 31


Negri  terang dan gelap.

Negriku negri hukum
Keadilan di tegakkan dimana-mana
Para tuan yang memakai jubah yang berwarna
Memukul palu ke meja sebagai pemutusan
Tak ada yang bisa menggugat keputusannya
Yang bengkok di luruskan, yang lurus dibenkokan
Begitulah peradilanku
Peradilan yang paling adil dari semua peradilan yang ada…


Gelap tidak dapat di satukan dengan terang.

Terimakasih yang sudah membaca nya. Yang mengasih nilai dan mengkritik.


Nama : Stefanus Bambang P.

Kelas : X TIK
No      :31

Bersama teman lama.
Pada suatu hari Stefan dengan prima. Sedang bermain playstation (PS).
Stefan: Hai… Prima.
Prima: Hai… kamu main berapa jam.
Stefan: Aku main 2 jam. Kalo kamu…
Prima: main 1 jam aja.
Prima dan Stefan lagi ke asikan main playstation (PS).
Prima : Stefan aku mau pulang ni lagi mendung cuaca nya…
Stefan: iya… yaudah gak apa apa duluan aja. Aku main terus.
Prima: o0o ya. Duluan ya
Stefan: ya.
Stefan sedang bermain ps. Sepertinya dia terlalu kecanduan dalam bermain playstation.
Lalu suara petir menyambar dan terdengar kencang sekali Stefan kaget mendengar nya.

Stefan: wih… kayak nya hujan mau turun deras ni. (Stefan bergegas pulang)
Stefan: (menaiki spedah nya dan menggoes sangat kencang).
Stefan: Lalu di tengah jalan hujan turun sangat deras. Ia terlalu susah melihat jalan karna hujan sangat   
            Deras.
Stefan: Lalu Stefan melihat kotoran sapi di jalan dia menghindari nya. Tapi sayangnya ia terjatuh dan
            Menabrak batu yang sangat besar dan tinggi. Luka sangat parah,kepala nya berdarah.


Terimakasih yang sudah membaca drama teks anekdot ini. Terutama kepada Bu Nari yang sudah membaca dan menilai hasil karya Stefanus Bambang P. Mudah mudahan ini sangat bagus menurut
Ibu yang membaca nya.
 

0 ulasan:

Catat Ulasan