DIALOG ANEKDOT
Suatu saat di pulau
yang luas, ada hutan yang memenuhi pulau itu mencapai 85% dari tanah pulau itu.
Suasananya selalu sejuk dan segar karena juga jarang ada kendaraan bermotor.
Suatu saat ada perusahaan yang mengklaim tanah sebesar 20 % dari hutan tersebut.
Perusahaan itu ternyata bersaing pada pesaing lainya yang terlah mengusai
banyak hutan di pulau lain. Lalu ada sebuh perusahaan yang baru dibangun 1
bulan yang lalu . Ia mengklaim jika 62% hutan tersebut adalah miliknya. Ia
bertentang dengan perusahaan besar tersebut. Karena pusahaan kecil itu telah
menginvestasikan 95% hasil perusahaanya, ia menang atas perusahaan besar
tersebut. Perusahan kecil itu langsung menebang hutan dengan tanpa reboisasi.
Pulau itu pun lebih terasa panas. Penduduk pun protes kepada pemerintah yang
diam saja. Pemerintah pun mengusir perusahaan tersebut. Namun perusahaan
menolak dan mengadu ke lembaga hukum.
Si pemilik perusahaan:
“Saya menuntut pemerintah karena semena mena mengusir.”
Pemerintah: “Lho saya
kan pemilik negara ini, kenapa saya disalahkan?.”
Manager: “Kan anda yang
semena mena.”
Pemerintah : “Lho, kamu
sendiri yang menebang pohon sembarangan, apa juga tidak semena mena?.”
Pemerintah : “Lebih kejam mana dengan membunuh
beribu ribu tanaman yang tidak memiliki kesalahan?.”
Manager tidak bisa
menjawab. Lalu diputuskan perusahaan lah yang salah dan seluruh tanahnya
disita.
PUISI
Negriku
Kaya
Negeriku negeri yang
kaya
Kaya akan sampah dunia
Tercemar ke segala penjuru dunia
Melalui gerak gerik busuk
Kaya akan sampah dunia
Tercemar ke segala penjuru dunia
Melalui gerak gerik busuk
Negriku
negri yang kaya
Kaya
akan kebohongan
Dari
setiap kata yang terucap
Setiap
janji yang terkoar
Nama
: Anizha Irmalasari
No
Absen : 09
Kelas
: X TIK
0 ulasan:
Catat Ulasan