Ahad, 5 Oktober 2014



Kurangnya Kejujuran Dalam Pemilu

            Pemilu 2014 terasa banyak kekurangan. Kekurangannya itu dari kejujuran dalam pemilu, terutama untuk memilih pemimpin yang terbaik, berdasarkan pemilihan yang sesuai dengan hasil suara.
Mengusut pelanggaran pasca pencoblosan pemilu legislatif (Pileg). Pelanggaran tersebut diduga termasuk administrasi dan pidana pemilu. Ada dua warga yang terbukti mencoblos dua kali saat pileg tersebut. Proses pemilu terutama pileg 2014 masih diwarnai praktek suap menyuap diantara kontestan dan konstituen sebagai pemilik mahkota suara pemilu, ternyata masih ada beberapa daerah yang menggelar pemungutan suara ulang di tingkat TPS. Pemungutan suara ulang yang tersisa bukan karena ada surat tertukar, tapi karena ada penggelembungan suara dan factor bencana.
            Kejujuran dalam pemilu harus diutamakan supaya berdasarkanpemilihan yang sesuai dengan hasil suara dan seharusnya para calon pemimpin bangsa harus menyadari pentingnya pemilu bagi bangsa Indonesia di kedepannya.

Nama : Ni Putu Anita Widyasari
No. Absen : 08
Kelas : X TIK

0 ulasan:

Catat Ulasan