Kurangnya
Kejujuran Dalam Pemilu
Pemilu
2014 terasa banyak kekurangan. Kekurangannya itu dari kejujuran dalam pemilu,
terutama untuk memilih pemimpin yang terbaik, berdasarkan pemilihan yang sesuai
dengan hasil suara.
Mengusut pelanggaran
pasca pencoblosan pemilu legislatif (Pileg). Pelanggaran tersebut diduga
termasuk administrasi dan pidana pemilu. Ada dua warga yang terbukti mencoblos
dua kali saat pileg tersebut. Proses pemilu terutama pileg 2014 masih diwarnai
praktek suap menyuap diantara kontestan dan konstituen sebagai pemilik mahkota
suara pemilu, ternyata masih ada beberapa daerah yang menggelar pemungutan
suara ulang di tingkat TPS. Pemungutan suara ulang yang tersisa bukan karena
ada surat tertukar, tapi karena ada penggelembungan suara dan factor bencana.
Kejujuran
dalam pemilu harus diutamakan supaya berdasarkanpemilihan yang sesuai dengan
hasil suara dan seharusnya para calon pemimpin bangsa harus menyadari
pentingnya pemilu bagi bangsa Indonesia di kedepannya.
Nama : Ni Putu Anita Widyasari
No. Absen : 08
Kelas : X TIK
0 ulasan:
Catat Ulasan